Senin, 03 November 2014

BAB V
MEMBETULKAN DAN MENGEFEKTIFKAN KALIMAT

A.pengantar
Kalimat efektif adalah kalmat yang dapat ditangkap dan mudah dipahami oleh pembaca,menghayati masing-masing tuturan itu.
B.Kesalahan kalmat
Kesalahan kalimat dari segi internal dapat dibedakan menjadi beberapa tipe, yang pertama kesalahan kandungan isi yang menyebabkan kalmat menjadi tidak logis seperti pada contoh berikut
1.       Apabila  kita merokok dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti serangan jantung impoten, dan gangguan kehamilan
2.       Di dalam makanan tersebut terdapat banyak sekali vitamin,mineral, dan kalsium
Tentu saja kalimat di atas adalah kalimat tidak efektif bisa kita lihat dari kalimat (1) terdapat kata apabila yang seharusnya di ganti dengan kata ‘bila’ saja, dan pada kalimat dua terdapat kata ‘di dalam dan ‘banyak sekali’ yang tentunya sangat tidak efektif
C. Membetulkan Kesalahan Kalimat
Ada bebrapa jenis kesalahan dalam penusunan kalimat, yang pertama
1.Kalimat tanpa subjek
Dalam penusunan kalimat seringkali dengan kata depan atau preposisi, lalu verbnya emnggunakan bentuk aktif atau berawalan men-baik dengan atau tanpa akhir kan, seperti dibawah ini
                1.telah di temukan sebuah dompet berisi uang dan KTP
                2.jika terlalu banyak mengkonsumsi gula dalam menyebabkan penyakit kencing manis
                Untuk membetulkan kalimat di atas dapat dilakukan dengan
a.       Menghilangkan kata depan pada masing-masing kalimat tersebut
b.      Mengubah kata kerja pada kalimat tersebut, misalnya dari aktif menjadi pasif
Jadi kemungkinan pembetulan kalimat adalah
a.       di temukan sebuah dompet berisi uang dan KTP
b.      terlalu banyak mengkonsumsi gula dalam menyebabkan penyakit kencing manis
2.Kalimat Dengan Objek Berkata Depan
Contoh kalimat :
1.Artikel itu berisi tentang berita kebakaran di daerah jakarta utara
2. pagi itu dosen menerangkan mengenai contoh latihan UAS
Kalimat yang benar
1.       Artikel itu berisi berita kebakaran di daerah jakarta utara
2.       pagi itu dosen menerangkan  contoh latihan UAS
3.Konstruksi Pemilik Berkata Depan
Kesalahan pemakaian kata depan lain yang ditemui pada konstruksi frasa: termilik dan pemilik secara berlebihan sering ditemui adanya kecenderungan mengeksplisitkan hubungan antara termilik dengan pemilik dengan kata depan dari atau dari pada
1 kesehatan gratis merupakan hak dari setiap warga negara
2.kebutuhan akan alat-alat sekolah daripada hanphone android lebih diperlukan
Konstruksi prasa yang sejenis dengan hak dari setiap warga negara dan alat-alat sekolah daripada hanphone android sering kita dengar dalam pidato-pidato umumnya tanpa teks, misalnya
1.       ada berbagai jenis jenis buah di dunia ini
kesalahan yang sering terjadi ialah pemakaian verba seperti pada kaimat dibawah ini contohnya
1.setelah semua siap kelompok 6 siap memulai lomba makan burger
2. tiap pagi peserta harus memulai senam
Kalimat yang benar dengan menambhkan keterangan tempat
1.       setelah semua siap, kelompok 6 di aula siap memulai lomba makan burger
2.       setelah semua siap kelompok 6 siap memulai lomba makan burger di aula
4.Kalimat yang ‘pelaku” dan verbanya Tidak Di Bersesuaian
Contoh kalimat
1.       pada saat presentasi saya mendapatkan giliran pertama
2.       dalam pertikaian dia bertendang-tendangan dengan cepatnya
dalam kalimat pertama di perlukan orang kedua yang maju setelah orang pertama, dan pada kalimat kedua kata bertendang-tendangan menuntut adana orang kedua yang bertikai dengan orang pertama
5.Penempatan Yang salah Kata Aspek Pada Kalimat Pasif Berpronomina
 Yang salah :
1.       saya akan lakukan
2.       kami sudah gapai
3.        
yang benar :
1.       Akan saya lakukan
2.       Sudah kami gapai
6. Kesalahan Pemakaian Kata Sarana
contoh kalimat
1.       Di saat makan dilarang berbicara terlalu banyak
2.       Piring baru itu di letakan pada tempat sampah
Pada kalimat pertama kesalahan terletak pada kata ‘disaat’ karena kata tambahan DI menujukan kata tempat, dan pada kalimat kedua kesalahan terletak pada kata ‘pada’ karena menunjukan keadaan buka tempat.
C.Efektifitas kalimat
1. Kurang Padunya Kesatuan Gagasan
Telah kita ketahui bahwa setiap tuturan terdiri atas beberapa bagian atau setuan gramatikal. Agar tuturan itu memiliki setauan gagasan, satuan-satuan gramatikalnya harus lengkap. Perhatikan contoh berikut.
1.setelah bangun pagi, emon ingin menerapkan gaya hidup sehat dengan lari pagi, Emon lari   pagi di lapangan dekat rumahnya. Lapangannya sangat indah dan sejuk.
Pada kalimat satu memang tidak memiliki kesatuan gagasan, bahkan merupakan tuturan yang janggal, kejanggalan itu menunjukan antara gagasan yang pertama dengan kalimat kedua dan ketiga, tapi jika kita dapat telaah dengan baik semua kalimat itu menjurus ke satu gagasan pokok yaitu menerapkan gaya hidup sehat
Kurang ekonomis pemakaian kata
Contoh kalimat
1.memperhatikan mengenai masalah orang lain
2.Berpidato tentang lingkungan hidup
Kalimat yang benar
1. memperhatikan masalah orang lain
2. Berpidato lingkungan hidup
Demi penghematan itu, sebuah kalimat majemuk pun dapat diringkas menjadi kalimat tunggal
Kalimat majemuk:
>kebersihan lingkungan bukan hanya di lakukan oleh petugas kebersihan saja melainkan oleh semua orang
menjadi
>kebersihan lingkungan di lakukan oleh petugas kebersihan dan  semua orang
Atau
> kebersihan lingkungan di lakukan oleh  semua orang yang ada dalam masyarakat