Sabtu, 03 Mei 2014

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

Makalah Ilmu Budaya ditempatkan dan
Manusia Dan tanggung Jawab



Oleh
ALVIN SULVIAN
(50413743)
1IA11

UNIVERSITAS GUNADARMA
2014
Saya
KATA PENGANTAR
 Puji Syukur Penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa KARENA Artikel Baru
Rahmat Dan ridha-nya lah Penulis dapat menyelesaikan Karya tulisnyang berjudul MANUSIA DAN Tanggung JAWAB inisial TEMPAT waktu. di buatnya   Karya tulis inisial bertujuan untuk memenuhi Tugas MATA KULIAH ILMU BUDAYA KALBE
           
JAKARTA, 03 MEI 2014









                                                                                               

                                                                                               







II
BAb ISI

LEMBAR JUDUL...................................................................................................i
KATA PENGANTAR............................................................................................ii
DAFTRA ISI............................................................................................................iii
BAB 1 PENDAHULUAN ............................................... ........................................ 1
1.1 Latar Belakang ............................................... .......................................... 1
1.2 Rumusan Masalah ............................................... ..................................; .. 1
1.3 Tujuan Penulisan ............................................... ...................................... 1
BAB II Landasan cooperative
 2,1 tanggung pengertian Jawab .................................................... 2
2.2 pengertian manusia ................................................................ 3
2.3.sebab sebab penderitaan ............................................. ....................................... 4

BAB III PENUTUP
3.1 menipis ............................................................................ 7
BAb PUSTAKA .............................................................................................8





III
        BAB I
PENDAHULUAN
1.1 L atar Belakang
Tanggung Jawab adalah salat Satu ajaran Pokok Bahasa Dari Agama. Bahwa Tuhan Maha Adil, Maka terkait masih berlangsung orangutan Pasti Akan mempertanggung jawabkan perbuatannya, sekecil apapun ITU, Dan Akan mendapatkan balasan setimpal Yang. Balasan Bisa di terima kelak di akhirat, atau sekarang di Dunia, atau bahkan doa-duanya, dibalas di Dunia Dan diakhirat.
Perilaku tanggung Jawab harus diterapkan dimana Saja kitd berada KARENA Suami merupakan sifat Yang terpuji, KARENA ITU Diposkan oleh kitd Wajib bertanggung Jawab Atas Segala bentuk apapun Yang kitd perbuat, entah ITU Perbuatan BAIK ataupun regular tidak. Bertanggung Jawab berarti kitd juga telah berlaku jujur.
Tanggung Jawab kitd sebagai manusia ITU bermacam-macam MULAI bahasa Dari beribadah kepada Tuhan, Wire color Kawat warna Kalifatullahi atau sebagai seorang pemimpin.
Maka bahasa Dari ITU kitd sebagai manusia makhluk Yang Sempurna harus bersikap tanggung Jawab dibidang apapun atau diprofesi apapun Yang kitd jalani agar * Semua Yang kitd lakukan mendapat Ridho Tuhan Yang Maha Bahasa Dari Esa. 1.2. Tujuan Penulisan
Penulisan 1.2Tujuan
makalah Suami adalah untuk menuntaskan Tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar Yang menjadi salat Satu syarat kelulusan Dalam, alt Proses Pembelajaran di jenjang S1 Teknik Mesin Universitas Gunadarma. Selain ITU, diharapkan makalah Suami menjadi tulisan Yang bermanfaat Dan menjadi Referensi * Bagi * Semua orangutan Yang membacanya.
1.3. Rumusan Masalah
Bahasa Dari Latar Belakang Yang telah dijelaskan di Overdue Tadi, Maka SAYA mengambil Pokok masalah menjadi 3 rumusan Yang Akan dibahas selanjutnya. Berikut adalah rumusan / Pokok masalah:
            -Pengertian tanggung Jawab
            -Pengertian manusia
           Macam Macam-tanggung Jawab



1
        BAB II
Landasan cooperative
2.1 pengertian tanggung Jawab
Tanggung Jawab adalah kesadaran manusia Akan tingkah laku atau perbuatannya Yang disengaja maupun Yang regular tidak disengaja. Tanggung Jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran Akan kewajibannya.
Andari seorang Mahasiswa, assets nama dan Kembali adalah Belajar. Bila nama dan Kembali Belajar Maka Hal ITU berarti nama dan Kembali telah memenuhi kawajuban nama dan Kembali. Berarti pula nama dan Kembali telah bertanggung Jawab Atas assets nama dan Kembali. Sudah tentu, bagaimana kegiatan Belajar nama dan Kembali, itulah Kadar pertanggung jawaban nama dan Kembali. Bila nama dan Kembali PADA Ujian mendapat value per share C, atau B Maka value per share C atau B Kadar pertanggung jawaban nama dan Kembali.
Andari malas Belajar, Dan nama dan Kembali Sadar Akan Hal ITU. Tetapi nama dan Kembali Tetap regular tidak mau Belajar Artikel Baru alasan capek, Segan, Dan berbaring-berbaring. Hal PADA nama dan Kembali menghadai Ujian. Itu berarti bahwa nama dan Kembali regular tidak memenuhi assets nama dan Kembali, berarti pula nama dan Kembali regular tidak bertanggung Jawab.
Lain Lagi masalahnya apabila nama dan Kembali diberi Tugas Diposkan oleh ayah nama dan Kembali untuk membelikan Buku * Bagi adik nama dan Kembali. Andari regular tidak membeli Buku Dan uangnya nama dan Kembali Artikel Baru belikab Kaset lagu-lagu baru Negara. Andari Sadar Akan ITU hal. Kaset ITU diberikan kepada adik nama dan Kembali. Adik nama dan Kembali Senang Sekali. Andari regular tidak melapor juga kapada ayat nama dan Kembali. Perbuatan ITU menunjukkan bahwa nama dan Kembali regular tidak bertanggung Jawab, meskipun adik nama dan Kembali Artikel Baru lebih Senang Kaset lagu baru Negara nihil.
Berdasarkan PADA pemikiran bahwa tindakan ataupun perbuatannya terkait masih berlangsung manusia, regular tidak berdiri Sendiri, Dalam, arti Pasti berakibat sesuatu. Maka apabila terjadi sesuatu sudah consumer tentu seseorang Yang dibebani tanggung Jawab nihil Wajib bertanggung Jawab Atas Segala sesuatunya Tadi. Dan KARENA manusia regular tidak dapat berdiri Sendiri, Maka seseorang baru Negara dikatakan bertanggung Jawab apabila Sadar kalau APA Yang dilakukan berdasarkan norma-norma Umum Yang berlaku.



2
2.2 manusia pengertian
Manusia  atau orangutan dapat diartikan berbeda-Beda Bahasa Dari Segi biologis , Rohani , Dan istilah Kebudayaan , atau secara Campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens ( Bahasa Latin Yang berarti "manusia Yang industri tahu"), sebuah spesies primata Bahasa Dari golongan mamalia Yang dilengkapi otak berkemampuan Tinggi. Dalam, Hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwanya Yang Bervariasi di mana, Dalam, Agama , dimengerti Dalam, hubungannya Artikel Baru kekuatan ketuhanan atau makhluk Hidup ; Dalam, Mitos , mereka juga seringkali dibandingkan Artikel Baru ras berbaring. Dalam, ANTROPOLOGI Kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya , organisasi mereka Dalam, 'masyarakat majemuk Serta perkembangan teknologinya , Dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk nama kelompok Dan Lembaga untuk dukungan Satu sama berbaring pertolongan Serta.                       
Penggolongan manusia Yang memucat Utama adalah berdasarkan JENIS kelaminnya . Secara Alamiah, JENIS kelamin seorang Anak Yang baru Negara lahir entah laki-laki atau Perempuan . Anak Muda laki-laki sebagai dikenal putra Dan laki-laki DEWASA sebagai Pria . Anak Muda       
 Perempuan dikenal sebagai putri Dan Perempuan DEWASA sebagai Wanita .   
Penggolongan TOTAL adalah berdasarkan USIA, MULAI Bahasa Dari Janin , Bayi , balita , Anak-anak , Remaja , akil Balik , pemuda / i, DEWASA , dan (orang) Tua .         
Selain ITU Masih BANYAK penggolongan-penggolongan Yang TOTAL, berdasarkan fisik CIRI-CIRI (Warna kulit, Rambut, mata, bentuk Hidung, Tinggi badan), afiliasi sosio-Politik-Agama (penganut Agama / kepercayaan XYZ, Warga Negara XYZ, anggota Partai XYZ ), hubungan kekerabatan (Keluarga: Keluarga Dekat, Keluarga Jauh, Keluarga Tiri, Keluarga Angkat, Keluarga ASUH, Teman, musuh) Dan LAIN sebagainya.






3
2.3 Macam Macam tanggung Jawab
Tanggung Jawab manusia terhadap Diri Sendiri
MENURUT sifatnya manusia dalah makhluk bermoral. Akan tetapi manusia juga seorang Pribadi, Dan sebagai makhluk Pribadi manusia mempunyai Pendapat Sendiri, Sendiri perasaan, angan-angan untuk berbuat ataupun bertindak, sudah tentu consumer apabila Perbuatan Dan tindakan nihil dihadapan orangutan Banyak, Bisa jadi mengundang kekeliruan Dan juga kesalahan. Untuk itulah agar maanusia ITU Dalam, mengisi kehidupannya memperoleh makna, Maka Atas Diri manusia Perlu diberi Tanggung Jawab.


Tanggung Jawab kepada Keluarga
Masyarakat Kecil ialah Keluarga. Keluarga adalah Suami-Istri, ayah-Mengajukan Dan Anak-anak, Dan juga orangutan orangutan berbaring Yang menjadi anggota Keluarga. TIAP anggota Keluarga Wajib bertanggung Jawab kepada keluarganya. Tanggung Jawab Suami menyangkut Nama BAIK Keluarga. Tetapi Tanggung Jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, Pendidikan, Dan Kehidupan.
Tanggung Jawab kepada 'masyarakat
Satu kenyataan pula, bahwa manusia adalah makhluk sisial. Manusia merupakan 'masyarakat anggota. KARENA ITU, Dalam, berpikir, bertingkah laku, berbicara, Dan sebagainya manusia Terikat Diposkan oleh 'masyarakat. Wajarlah apabila Segala tingkah laku Dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada 'masyarakat.
Secara kodrati Bahasa Dari sejak lahir Wire color Kawat warna manusia mati, memerlukan bantuan orangutan berbaring. Terlebih Lagi PADA Zaman Yang sudah semakin Maju inisial. Secara langsung maupun regular tidak langsung manusia membutuhkan Hasil Karya Dan Jasa orangutan berbaring untuk memenuhi Segala kebutuhan Hidup. Dalam, kondisi INILAH manusia membutuhkan Dan Kerja Sama Artikel Baru orangutan berbaring.
4
Kekuatan PADA manusia pda hakikatnya regular tidak terletak PADA kemampuan fisik ataupun kemampuan jiwanya Saja, namun juaga terletak PADA kemampuan manusia bekerjasama Artikel Baru manusia berbaring. KARENA Artikel Baru manusia berbaring, mereka dapat menciptakan Kebudayaan Yang dapat membedakan manusia Artikel Baru makhluk Hidup berbaring. Yang menyadarkan manusia ADA tingkat Mutu, martabat Dan Harkat, sebagai manusia Yang Hidup PADA Zaman sekarang Dan Akan Datang.
Dalam, * Semua Suami Nampak bahwa Dalam, mempertahankan Hidup Dan Mengejar Kehidupan Yang lebih Baik, manusia dapat Mustahil Mutlak berdiri Sendiri Tanpa bantuan atau Kerja Sama Artikel Baru orangutan berbaring. Kenyataan Suami menimbulkan kesadaran bahwa Segala Yang dicapai Dan kebahagiaan Yang dirasakan Diposkan oleh manusia PADA dasarnya Berkat bantuan atau Kerja Sama Artikel Baru orangutan berbaring 'masyarakat didalam. Kesadaran demikian melahirkan kesadaran bahwa manusia terpanggil hatinya terkait masih berlangsung untuk melakukan APA Yang terbaik * Bagi orangutan berbaring Dan 'masyarakat. Boleh jadi INILAH Tanggung Jawab manusia Yang Utama Dalam, Hidup kaitannya Artikel Baru 'masyarakat
Tanggung Jawab kepada Bangsa / Negara
Satu kenyataan Lagi, bahwa TIAP manusia, TIAP adalah individu Warga nagara suatu Negara. Dalam, berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia Terikat Olah norma-norma atau UKURAN-UKURAN Yang dibuat Negara Diposkan oleh. Manusia regular tidak dapat berbuat Semau Sendiri. Bila Perbuatan manusia ITU salat, Maka besarbesaran harus bertanggung Jawab kepada Negara.
Tanggung Jawab kepada Tuhan
Manusia ADA regular tidak sendirimya Artikel Baru, tetapi merupakan makhluk ciptaan Tuhan. Sebagai ciptaan Tuhan manusia dapat mengembangkan Diri Sendiri Artikel Baru Sarana-Sarana PADA dirinya yaitu Pikiran, perasaan, seluruh anggota tubuhnya, Dan Sekitarnya alam.
Dalam, mengembangkan dirinya manusia bertingkah laku Dan berbuat. Sudah tentu perbuatannya manusia Dalam, cara membuat BANYAK kesalahan BAIK yangdisengaja maupun regular tidak. Sebagai Hamba Tuhan, manusia harus bertanggung Jawab Atas Segala Perbuatan Yang saalah ITU Artikel Baru atau istilah Agama Atas Segala dosanya.
5
Dalam, Kehidupan sehari-aceh manusia bersembahyang Sesuai Artikel Baru perintah Tuhan. Apabila regular tidak bersembahyang, Maka manusia harus mempertanggung jawabkan ITU kelalaiannya ITU diakhirat kelak.
Manusia Hidup Dalam, Perjuangan, begitu firman Tuhan. Tetapi Bila manusia regular tidak BEKERJA Keras untuk kelangsungan hidupnya, Maka Segala akibatnya harus dipikul Sendiri, penderitaan akibat kelalaian adalah tanggung jawabnya. Meskipun manusia menutupi perbuatannya Yang salat Artikel Baru Segala jalan Sesuai Artikel Baru kondisi Dan kemampuannya, misalnya Artikel Baru hartanya, kekuasaannya, atau kekuatannya (ancaman), namun manusia tak dapat lepas tanggung jawabnya kepada Bahasa Dari Tuhan.













6
BAB III
PENUTUP

3.1 menipis
Mansia adalah makluk ciptaan Tuhan Yang memucat Sempurna, Yang memiliki Pikiran, nalar Dan berbaring berbaring, PADA mulanya saay di lahirkan manusia regular tidak memiliki tanggung Jawab APA APA KARENA mereka masi belum dapat berfikir secara logika, TAPI lama kelamaan seiring pertumbuhan Dan Pola Pikir Yang Terus Berkembang , manusia Pasti Akan mempnyai rasa tanggung Jawab Sendiri entah kepada Tuhan, Diri Sendiri atau PADA 'masyarakat
Dan seiring waktu berjalan Sesuai Artikel Baru umur kitd Yang Terus bertambah Maka rasa tanggung Jawab ITU Akan semkin Besar contohnya PADA SAAT kitd masi Kecil kitd mempunyai Tanggu Jawab untuk Belajar, Makan, air minum, TIDUR Siang, Lalu Penghasilan kena menginjak Masa Remaja kitd di tuntut untuk berfikir semakin DEWASA tentang bagaimana Kehidupan kitd Nanti Penghasilan kena DEWASA Nanti contohnya dimana kitd Akan melanjutkan Pendidikan sma Dan kuliah di Perguruan tingi, Dan juga MULAI bertanggung Jawab Penuh terhadap Diri Sendiri Tanpa kitd Lagi tergantug PADA orangutan Tua Lagi, Dan Penghasilan kena Tua Nanti Yang menjadi tanggung Jawab kitd adalah Keluarga mengurus, mengurus Anak, bagaimana menafkahi Anak dll
            Jadi kesimpulannya kitd sebagai manusia regular tidak Bisa terhindar Bahasa Dari tanggung Jawab Yang Bisa kitd lakukan adalah menjalankan sebaik baiknya tanggung Jawab Yang telah kitd dapat Yang menjadi assets kitd sebagai manusia, regular tidak mnghindar Bahasa Dari tanggung Jawab KARENA ITU justru menjadi bom waktu Akan Yang Akan menyusahkan Kehidupan kitd suatu SAAT Nanti





7

BAb PUSTAKA
Widyosiswoyo, Supartono. 1992. Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Ghalia Indonesia.
http://khusus-tugas.blogspot.com/2013/05/makalah-manusia-dan-tanggung-jawab.html
Whidagdo, Djoko.Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: PT Bumi Aksara. 2003
Drs. Djoko Widagdho, dkk, Ilmu Budaya Dasar, (Jakarta: Bumi Aksara, 1991), hlm. 144.
Drs. H. Ahmad Mustofa, IBD, (Bandung: Pustaka Setia, 1999), hlm. 133
Drs. Djoko Widagdho, dkk, Ilmu Budaya Dasar, (Jakarta: Bumi Aksara, 1991), hlm. 147.














8

MANUSIA DAN PENDERITAAN

Makalah Ilmu Budaya ditempatkan dan
Manusia Dan penderitaan



Oleh
ALVIN SULVIAN
(50413743)
1IA11

UNIVERSITAS GUNADARMA
2014
Saya
KATA PENGANTAR
 Puji Syukur Penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa KARENA Artikel Baru
Rahmat Dan ridha-nya lah Penulis dapat menyelesaikan Karya tulisnyang berjudul MANUSIA DAN Keindahan inisial TEMPAT waktu. di buatnya   Karya tulis inisial bertujuan untuk memenuhi Tugas MATA KULIAH ILMU BUDAYA KALBE
           
JAKARTA, 4 April 2014









                                                                                               

                                                                                               







II
BAb ISI

LEMBAR JUDUL...................................................................................................i
KATA PENGANTAR............................................................................................ii
DAFTRA ISI............................................................................................................iii
BAB 1 PENDAHULUAN ............................................... ........................................ 1
1.1 Latar Belakang ............................................... .......................................... 1
1.2 Rumusan Masalah ............................................... ..................................; .. 1
1.3 Tujuan Penulisan ............................................... ...................................... 1
BAB II Landasan cooperative
 2.1 pengertian penderitaan .......................................................... 2
2.2 pengertian manusia ................................................................ 3
2.3.sebab sebab penderitaan ............................................. ....................................... 4

BAB III PENUTUP
3.1 menipis ............................................................................ 13
BAb PUSTAKA .............................................................................................14





III
        BAB I
PENDAHULUAN
1.1 L atar Belakang
Penderitaan berasal Bahasa Dari kata derita. Kata derita berasal bahasa Dari bahasa Sansekerta yaitu Dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu Yang regular tidak menyenangkan. Berbagai kasus penderitaan terdapat Dalam, Kehidupan. Macam banyaknya kasus penderitaan Sesuai Artikel Baru liku-liku Kehidupan manusia. Bagaimana manusia menghadapi penderitaan Dalam, hidupnya? penderitaan fisik yagn dialami manusia tentulah diatasi Artikel Baru Cara Medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya, sedangkan penderitan psikis, penyembuhannya terletak PADA kemampuan si Penderita Dalam, menyelesaikan soal-soal psikik Yang dihadapinya.
Penderitaan Akan dialami Diposkan oleh * Semua orangutan itu, maka hal ITU sudah merupakan "Risiko" Hidup. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan Yang kadang-kadang bennakna agar manusia Sadar untuk regular tidak memalingkan dariNya. Untuk ITU PADA umumnya manusia telah diberikan Tanda atau wangsit sebelumnya, HANYA Saja mampukah manusia menangkap atau Tanggap terhadap peringatan Yang diberikannya? . Tanda atau wangsit demikian dapat berupa Mimpi sebagai pemunculan rasa regular tidak Sadar Bahasa Dari manusia waktu TIDUR, atau mengetahui melalui membaca koran tentang terjadinya penderitaan.
 1.2. Tujuan Penulisan
Tujuan Penulisan makalah adalah inisial untuk menuntaskan Tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar Yang menjadi salat Satu syarat kelulusan Dalam, alt Proses Pembelajaran di jenjang S1 Teknik Mesin Universitas Gunadarma. Selain ITU, diharapkan makalah Suami menjadi tulisan Yang bermanfaat Dan menjadi Referensi * Bagi * Semua orangutan Yang membacanya.
1.3. Rumusan Masalah
Bahasa Dari Latar Belakang Yang telah dijelaskan di Overdue Tadi, Maka SAYA mengambil Pokok masalah menjadi 3 rumusan Yang Akan dibahas selanjutnya. Berikut adalah rumusan / Pokok masalah:
            -Pengertian penderitaan
            -Pengertian manusia
           -Sebab sebab penderitaan

1
        BAB II
Landasan cooperative
2.1 penderitaan pengertian
Penderitaan berasal Bahasa Dari kata derita. Kata derita berasal bahasa Dari bahasa Sansekerta yaitu Dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu Yang regular tidak menyenangkan. Berbagai kasus penderitaan terdapat Dalam, Kehidupan. Macam banyaknya kasus penderitaan Sesuai Artikel Baru liku-liku Kehidupan manusia. Bagaimana manusia menghadapi penderitaan Dalam, hidupnya? penderitaan fisik yagn dialami manusia tentulah diatasi Artikel Baru Cara Medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya, sedangkan penderitan psikis, penyembuhannya terletak PADA kemampuan si Penderita Dalam, menyelesaikan soal-soal psikik Yang dihadapinya.
Penderitaan Akan dialami Diposkan oleh * Semua orangutan itu, maka hal ITU sudah merupakan "Risiko" Hidup. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan Yang kadang-kadang bennakna agar manusia Sadar untuk regular tidak memalingkan dariNya. Untuk ITU PADA umumnya manusia telah diberikan Tanda atau wangsit sebelumnya, HANYA Saja mampukah manusia menangkap atau Tanggap terhadap peringatan Yang diberikannya? . Tanda atau wangsit demikian dapat berupa Mimpi sebagai pemunculan rasa regular tidak Sadar Bahasa Dari manusia waktu TIDUR, atau mengetahui melalui membaca koran tentang terjadinya penderitaan.

Dalam, Diri manusia ITU ADA cipta, rasa karsa Dan. Karsa adalah Sumber Yang menjadi penggerak Segala AKTIVITAS manusia. Cipta adalah Realisasi Bahasa Dari adanya karsa Dan rasa. BAIK karsa maupun rasa Selalu ingin dipuaskan. KARENA Selalu ingin dilayani, sedangkan rasa Selalu ingin dipenuhi tuntutannya. Baru Dalam, keduanya menemukan Yang dicarinya atau diharapkan manusia Akan merasa Senang, merasa bahagia.

Apabila karsa Dan rasa regular tidak terpenuhi Apa Yang dimaksudkan, manusia Akan mendatangkan rasa kurang mengakibatkan munculnya wujud penderitaan, bahkan lebih bahasa Dari ITU, yaitu rasa Takut. Rasa Takut ITU justru sudah menyelinap Dan Datang menyerang kitd sebelum Bencana atau Bahaya ITU Datang menyerangnya. Kedua rasa ITU termasuk penyakit batin manusia, Maka sales terbaik ialah menyehatkan bathin ITU Sendiri, rasa kurang ITU Muncul dikarenakan adanya


2
anggapan lebih PADA pihak berbaring.
Faktor - faktor Yang mempengaruhi penderitaan ITU adalah Faktor intern Dan Faktor eksternal. Eksternal datangnya Bahasa Dari Luar Diri manusia. Faktor Suami dapat dibedakan Atas doa Macam; yaitu eksternal Murni Dan tak Murni. Eksternal Murni adalah penyebab Yang BENAR - BENAR berasal Bahasa Dari Luar Diri manusia Yang bersangkutan. Penderitaan ITU regular tidak Bukan merupakan akibat ulah manusia Yang bersangkutan.
2.2 manusia pengertian
Manusia  atau orangutan dapat diartikan berbeda-Beda Bahasa Dari Segi biologis , Rohani , Dan istilah Kebudayaan , atau secara Campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens ( Bahasa Latin Yang berarti "manusia Yang industri tahu"), sebuah spesies primata Bahasa Dari golongan mamalia Yang dilengkapi otak berkemampuan Tinggi. Dalam, Hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwanya Yang Bervariasi di mana, Dalam, Agama , dimengerti Dalam, hubungannya Artikel Baru kekuatan ketuhanan atau makhluk Hidup ; Dalam, Mitos , mereka juga seringkali dibandingkan Artikel Baru ras berbaring. Dalam, ANTROPOLOGI Kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya , organisasi mereka Dalam, 'masyarakat majemuk Serta perkembangan teknologinya , Dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk nama kelompok Dan Lembaga untuk dukungan Satu sama berbaring pertolongan Serta.                       
Penggolongan manusia Yang memucat Utama adalah berdasarkan JENIS kelaminnya . Secara Alamiah, JENIS kelamin seorang Anak Yang baru Negara lahir entah laki-laki atau Perempuan . Anak Muda laki-laki sebagai dikenal putra Dan laki-laki DEWASA sebagai Pria . Anak Muda       
 Perempuan dikenal sebagai putri Dan Perempuan DEWASA sebagai Wanita .   
Penggolongan TOTAL adalah berdasarkan USIA, MULAI Bahasa Dari Janin , Bayi , balita , Anak-anak , Remaja , akil Balik , pemuda / i, DEWASA , dan (orang) Tua .         
Selain ITU Masih BANYAK penggolongan-penggolongan Yang TOTAL, berdasarkan fisik CIRI-CIRI (Warna kulit, Rambut, mata, bentuk Hidung, Tinggi badan), afiliasi sosio-Politik-Agama (penganut Agama / kepercayaan XYZ, Warga Negara XYZ, anggota Partai XYZ ), hubungan kekerabatan (Keluarga: Keluarga Dekat, Keluarga Jauh, Keluarga Tiri, Keluarga Angkat, Keluarga ASUH, Teman, musuh) Dan LAIN sebagainya.


3
2.3 sebab sebab penderitaan
Penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut:
a. Penderitaan Yang Timbul KARENA penyakit, siksaab / Azab tuhan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / Azab tuhan. Namun kesabaran, tawakal Dan optimisme dapat merupakan sales manusia untuk mengatasi penderitaan ITU.

b. Penderitaan Yang Timbul KARENA Perbuatan buruk manusia
Penderitaan Yang menimpa manusia KARENA Perbuatan buruk manusia dapat terjadi Dalam, hubungan Sesama manusia Dan hubungan manusia Artikel Baru alam Sekitarnya. Penderitaan Suami kadang disebut Nasib buruk.
KARENA Perbuatan buruk ANTARA Sesama manusia Maka manusia berbaring menderita menjadi, mislalnya:
• Pembantu Rumah adalah tangga Yang Diperkosa, disekap Dan Diposkan oleh disiksa majikanya seharusnya majikan Yang biadab ITU diganjaran Artikel Baru hukuman Penjara Diposkan oleh pengadilan negri supaya Perbuatan ITU dapat di perbaiki Dan pembantu Yang telah menderita ITU Bisa dipulihkan
Perbuatan buruk manusia terhadap lingkuangan juga menyebabkan penderitaan manusia, misalnya:
• Musibah banjir Dan Tanah longsor bermula Bahasa Dari penghunian liar di Hutan Lindung, kemudian pohon Adenium-pohot dibabat menjadi tandus Dan gundul Diposkan oleh manusia Penghuni pembohong ITU. Akibatnya beberapa jiwanya jadi Korban banjir, ratusan Rumah Hancur


4
C. Penderitaan, Media Massa, Dan Seniman
Beberapa sebab berbaring Yang menimbulkan penderitaan manusia ialah kecelakaan, Bencana alam, Bencana perang. Dan berbaring-berbaring. Contohnya ialah tenggelamnya Kapal Tampomas Dua di perairan Masalembo, jatuhnya Pesawat hercules Yang mengangkut para Perwira Muda di Condet, Meletusnya gunung Galunggung, perang Irak-Iran.

Berita mengenai penderitaan manusia silih Berganti mengisi lembaran koran, Layar TV, Pesawat radio, Artikel Baru maksud supaya * Semua orangutan Yang menyaksikan Ikut merasakan Bahasa Dari Jauh penderitaan manusia. Untuk Artikel demikiaan dapat menggugah hati manusia untuk berbuat sesuatu. Nyatanya regular tidak sedikit bantuan bahasa Dari para dermawan Dan Sukarelawan berupa materi atau Tenaga untuk meringankan penderitaan Dan penyelamatan mereka bahasa Dari musibah inisial. Bantuan-bantuan inisial dilakukan secara Perseorangan ataupun melalui organisasi-organisasi sisial, kemudian dikirimkan atau diantarkan langsung Ke TEMPAT-TEMPAT Kejadian Dan TEMPAT-TEMPAT pengungsian.

Media Masa merupakan Alat Yang memucat tepat untuk mengkomunikasikan Peristiwa-Peristiwa penderitaan manusia secara CEPAT kepada masyarakt. Artikel Baru demikian 'masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan SIKAP ANTARA Sesama manusia terutama * Bagi Yang merasa simpati. Tetapi regular tidak Kalah pentingnya KOMUNIKASI Yang dilakukan para Seniman melalui Karya seni, sehingga para Pembaca, penontonnya dapat menghayati penderitaan sekaligus Keindahan Karya seni. Sebagai Contoh bagaimana penderitaan Anak bemama Arie Hangara Yang mati akibat siksaan orangutan tuanya Sendiri Yang difilmkan Artikel Baru Judul "Arie Hangara".

D. Pengaruh Penderitaan
Dapat berupa kekecewaan, Duka, kesedihan, kekacauan hati Dan Fikiran. Pengaruh penderitaan juga dapat berupa perubaahn Pola berfikir seseorang, perubahan tingkah laku,
5
 Serta pandangan Hidup seseorang. Regular tidak dapat dipungkiri jika suatu penderitaan Yang di Alami Diposkan oleh orangutan terkait masih berlangsung, Masih BANYAK Yang berpandangan bahwa penderitaan HANYA membawa
dampak buruk atau pengaruh buruk * Bagi mereka. Tanpa disadari jika mereka berusaha berfikir Dan menggali makna bahasa Dari penderitaan nihil sebenarnya memiliki suatu arti berupa Pelajaran * Bagi individu terkait masih berlangsung nihil.

E. Penderitaan Dan Perjuangan
Penderitaan Pasti di Alami Diposkan oleh individu terkait masih berlangsung. Namun, jika individu nihil regular tidak Mencoba Berjuang untuk Bangkit Bahasa Dari keterpurukan, depresi HANYA Dan kekalutan Yang Akan Terus dirasakan. Salah Satu Cara untuk terlepas Bahasa Dari keterpurukan adalah Artikel Baru Cara Berjuang melewati keterpurukan nihil. Tetapi, ingin Berjuang untuk Bangkit Bahasa Dari keterpurukan atau regular tidak, ITU Tergantung Bahasa Dari terkait masih berlangsung individu ITU Sendiri Yang mengalami penderitaan nihil.
Mendekatkan Diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, selelu berfikir positif, Dan Tetap bersemangat menjalani Kehidupan, merupakan Contoh-Contoh tindakan untuk terlepas bahasa Dari Hal-Hal atau dampak suatu penderitaan. Walaupun regular tidak Siaran dan hiburan untuk Bangkit Bahasa Dari penderitaan, namun jika Terus Berjuang, Terus Mencoba untuk Bangkit Pasti Akan dapat terlepas Bahasa Dari dampak penderitaan nihil.

F. SIKSAAN
Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: penyiksaan) digunakan untuk merujuk PADA penciptaan rasa Sakit untuk menghancurkan mengejar ketertinggalan hati Korban. Segala tindakan Yang menyebabkan penderitaan, BAIK secara fisik maupun psikologis, Yang Artikel Baru sengaja dilakukkan terhadap seseorang Artikel Baru tujuan intimidasi, Balas Dendam, hukuman, sadisme, pemaksaan INFORMASI, atau mendapatkan pengakuan Palsu untuk propaganda atau tujuan Politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai suatu Cara untuk interogasi
6
pengakuan mendapatkan.

4 Siksaan pajaknya psikis:
• Kebimbangan, siksaan inisial terjadi ketika manusia Sulit untuk menentukan pilihan Yang mana Akan meraka ambil Dan mereka regular tidak ambil. Situasi Suami Ulasan Sangat cara membuat psikis manusia regular tidak stabil Dan butuh Pertimbangan Yang Amat Sulit Ulasan Sangat.
• Ketakutan, adalah suatu Reaksi psikis emosional terhadap sesuatu Yang ditakuti manusia Diposkan oleh.
• Rasa Takut Suami dapat menimbulkan traumatik Yang Mendalam Amat. Dampaknya manusia Bisa Kehilangan Akal pikirannya Dan cara membuat manusia berkejatuhan mental.
• Kesepian, merupakan perasaan sepi Yang Amat Ulasan Sangat regular tidak diinginkan terkait masih berlangsung Diposkan oleh manusia. PADA hakikatnya manusia adalah makhluk ITU Yang bersosial, Hidup Bersama Dan regular tidak Hidup seorang diri.Faktor inisial dapat mengakibatkan depresi kejiwaan Yang berat untuk Dan merupakan siksaan memucat Mendalam Yang menimpa Rohani manusia

Contoh-Contoh SIKSAAN:
1. Neraka
Berbicara tentang Neraka, kitd Selalu ingat kepada dosa. Juga terbayang Dalam, ingatan kitd, siksaan Yang Luar Biasa, rasa Sakit Dan penderitaan Yang Hebat. Jelaslah bahwa ANTARA Neraka, siksaan, rasa Sakit, Dan penderitaan terdapat hubungan Yang tak dapat dipisahkan Satu sama berbaring. Empat Hal ITU merupakan Rangkaian sebab-akibat.
Manusia masuk Neraka KARENA dosanya. Oleh KARENA ITU, Bila kitd berbicara tentang Neraka tentu berkaitan Artikel Baru dosa. Berbicara tentang dosa juga berbicara tentang kesalahan.
7

2. Rasa Sakit
Rasa Sakit adalah rasa Yang Penderita akibat menderita suatu penyakit. Rasa Sakit Suami dapat menimpa manusia terkait masih berlangsung. Kaya-Miskin, Besar-Kecil, Tua-Muda, berpangkat atau rendahan tak dapat menghindarkan Diri darinya. Orang Bodoh atau Pintar, bahkan Dokter sekalipun.
Penderitaan, rasa Sakit, Dan siksaan merupakan Rangkaian Peristiwa Yang Satu Dan TOTAL tak dapat dipisahkan merupakan rentetan sebab akibat. KARENA siksaan, orangutan merasa Sakit; Dan KARENA merasa Sakit, menderita orangutan. Atau sebaliknya, KARENA penyakitnya tak sembuh-sembuh, AGLOCO merasa tersiksa hidupnya, Dan mengalami penderitaan.

G. KEKALUTAN MENTAL
Penderitaan batin Dalam, Ilmu Psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih Sederhana kekalutan adalah mental yang gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan Yang harus diatasi sehingga Yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang Wajar. Gejala permulaan * Bagi seseorang Yang mengalami kekalutan mental yang
Adalah:
• Nampak PADA jasmani Yang sering pusing merasakan, napas Sesak, Demam, Nyeri lambung PADA
• cemas Nampak PADA kejiwaannya Artikel Baru rasa, ketakutan, Patah Hati, Apatis, Cemburu, Siaran dan hiburan Marah

Tahap-tahap gangguan kejiwaan Adalah:
• Gangguan kejiwaan Nampak PADA gejala-gejala Kehidupan si Penderita bais jasmana maupun rokhani

8
• Usaha mempertahankan Diri Artikel Baru Cara negatif
• Kekalutan merupakan Titik Patah (gangguan mental) Dan Yang bersangkutan mengalami gangguan

Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental yang:
a. Cara pematangan batin Yang salat Artikel Baru memberikan Reaksi Yang berlebihan terhadap Kehidupan sosial
b. Terjadinya konflik sisial Budaya
c. Kepribadian Yang Lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang Yang Sempurna

Bentuk frustasi ANTARA berbaring:
1 Fiksasi.; adalah peletakan pembatasan PADA Satu Pola Yang sama (Tetap) misalnya Artikel Baru membisu.
2. Agresi berupa kamarahan Yang meluap-luap akibat emosi tak terkendali Yang Dan secara fisik berakibat Siaran dan hiburan terjadi hypertensi atau tindakan sadis Yang dapat membahayakan orangutan Sekitarnya.
3 proyeksi.; merupakan sales melemparkan atau memproyeksikan kelemahan Dan SIKAP-SIKAP Sendiri Yang negatif kepada orangutan berbaring.
4. Regresi adalah book value PADA Pola perilaku Yang atau primitif kekanak-kanakan.
5 Autisme.; ialah menutup Diri secara keseluruhan bahasa Dari Dunia riil, regular tidak mau berkomunikasi Artikel Baru orangutan berbaring, besarbesaran PUAS Artikel Baru fantasinya Sendiri yagn dapat menjurus Ke sifat Yang sinting.
6 narsisme.; adalah diri cinta Yang berlebihan sehingga Yang bersangkutan merasa dirinya
9
lebih superior bahasa Dari paa orangutan berbaring.
7 Identifikasi.; adalah menyamakan Diri Artikel Baru Yang seseorang sukses Dalam, imaginasinya.

Penderitaan kekalutan mental yang terdapat BANYAK Dalam, Lingkungan seperti:
1. Orangutan Yang terlalu materi Mengejar
2. Anak-anak Muda USIA
3. Wanita
4 kota -. Kota Besar
5. Orangutan Yang regular tidak Beragama

HAL-HAL POSITIF YANG DAPAT DITERAPKAN SEHARI-HARI KARENA RINGKASAN INI:
1. Tabah Artikel Baru penderitaan Yang Tanggal Gabung dialami, regular tidak pantang menyerah
2. Selalu bersyukur Artikel Baru Apa Yang telah kitd dapat
3. Selalu membantu orangutan berbaring Yang penderitaan mendapatkan
4. NUSANTARA membesar-besarkan penderitaan
5. Selalu memiliki pengetahuan Yang Luas Dalam, Hal penderitaan
6. Selalu berpikir positif Artikel Baru Apa Yang kitd dapat
7. Cara membuat penderitaan ITU merupakan sesuatu Yang positif untuk kitd Dan menjadi Bangkit Bahasa Dari keterpurukan
10
8. Selalu memakai Pikiran kitd Artikel Baru BAIK
9. Cara membuat penderitaan ITU merupakan Berkat Bahasa Dari Tuhan sebagai Pikiran bahwa Artikel Baru penderitaan Hidup dapat menjadi lebih berwarna. Regular tidak HANYA rasa manis Saja tetapi rasa pahit, asin, gurih, asam Yang ADA di Dalam, Kehidupan kitd

HAL-HAL YANG HARUS Negatif dijauhi Dalam, Kehidupan SEHARI-HARI KARENA RINGKASAN INI:
1. JANGAN berfikir yang negatif tentang penderitaan yg kitd hadapi
2. JANGAN Selalu melihat bahwa Rumput di halaman orangutan berbaring lebih Hijau bahasa Dari PADA Rumput di halaman Rumah Kita maksudnya JANGAN melihat bahwa Kehidupan orangutan LAIN lebih Indah daripada Hidup kitd, sebenarnya Tanpa disadari Hidup kitd sudah Indah
3. JANGAN terlalu lama terpuruk Dalam, penderitaan
4. JANGAN perpikiran yang negatif tentang penderitaan yg kitd hadapi, anggap Saja ITU cobaan Yang Akan Indah akhirnya.
5. JANGAN Selalu menilai bahwa Hidup kitd Suami menderita, KARENA ITU adalah penderitaan putar relatif. Maksudnya bahwa Apa Yang kitd pikirkan tentang pengertian penderitaan ITU Pasti berbeda Artikel Baru pengertian bahasa Dari orangutan LAIN
6. JANGAN Selalu berpikir bahwa orangutan Yang menderita adalah orangutan Yang regular tidak dapat berbuat APA-APA. Bangkitlah Artikel Baru penderitaan ITU, regular tidak * Semua orangutan pernah mendapatkan penderitaan Yang sama denganmu
7. JANGAN pernah menilai bahwa penderitaan adalah pemberian Tuhan Bahasa Dari. Penderitaan adalah kitd Sendiri Yang membuatnya. Kita menuai Yang kitd Yang mendapatkan hasilnya
8. JANGAN melampiaskan rasa kecewa KARENA penderitaan Yang kitd hadapi kepada orangutan berbaring
9. JANGAN pernah menyusahkan orangutan berbaring
11
10. JANGAN bersikap regular tidak Peduli Artikel Baru penderitaan orangutan berbaring.


       














12
BAB III
PENUTUP

3.1 menipis
Mansia adalah makluk ciptaan Tuhan Yang Pasti Akan merasakan Yang namanya penderitaan, Besar atau tidaknya suatu penderitaan Tergantung Bahasa Dari bagaimana suatu manusia menanggapinya, kekuatan manusia PADA SAAT menghadapi penderitaan di RAHIM, IRWAN, TAPI jika kitd Bisa mengatasi penderitaan ITU kitd Akan bahagia sebagai manusia
Penderitaan identik Artikel Baru sesuatu yang negatif Yang, sesuatu Yang menyakitkan, regular tidak Nyaman Dan Hal Hal Yang berbaring Hal negativ Yang regular tidak di inginkan Diposkan oleh manusia TAPI kitd sebagai manusia regular tidak Bisa menolak datangnya penderitaan.









13
BAb PUSTAKA
Widyosiswoyo, Supartono. 1992. Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Whidagdo, Djoko.Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: PT Bumi Aksara. 2003
 Coba, Prasetio, Djoko. Ilmu Budaya DasarMKDU. Jakarta: PT. Rineka Cipta. 1998 \


















14